Sebuah studi karya Arif Seno Adji dalam Marine Research in Indonesia, volume 39 nomor 2 tahun 2014, membandingkan kesesuaian sensor satelit multispektral resolusi tinggi dan menengah untuk memetakan terumbu karang. Taman Nasional Wakatobi dipakai sebagai wilayah studi karena variasi bentuk terumbunya.
Penelitian membahas pemanfaatan data spasial untuk mengamati komunitas bentik dan zona geomorfologi karang. Sensor resolusi tinggi dinilai lebih teliti, tetapi mempunyai konsekuensi biaya yang lebih besar ketika cakupan wilayah luas.
Halaman jurnal kini dapat diakses pada portal e-journal BRIN, tetapi karya aslinya berasal dari volume tahun 2014. Artikel ini merupakan ulasan atas hasil penelitian historis, bukan pengumuman bahwa survei baru berlangsung pada 2026.
Konteks dan sumber asli
Tulisan ini merupakan ringkasan independen dari sumber berikut. Periksa publikasi asal untuk metodologi, tanggal, dan keterbatasan penelitian.